Minggu, 08 Februari 2009

ALAT INDERA





SISTEM ORGAN TUBUH MANUSIA

Kegiatan Belajar 1
ORGAN PENGINDRA
Organ pengindra berupa Indera Luar (Eksternal) bertugas menyampaikan informasi yang berasal dari luar tubuh, terdiri atas indera penglihat, pendengar, perasa, pengecap dan penciuman. Indera Dalam (internal) menyampaikan informasi dari dalam tubuh berupa rasa lapar, haus, pegal, sakit dsb.

1. Indera Penglihatan (mata)
Mata merupakan indera terpenting pada tubuh kita.
a. Bagian-bagian mata.
1) Kornea, merupakan lapisan tembus cahaya dan keras
2) Selaput pelangi atau iris, memberi warna pada mata. Di tengah-tengan iris ada pupil yang mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata. Kerja pupil ini diatur oleh otot pada iris.
3) Lensa, berfungsi untuk memfokuskan bayangan benda yang dilihat oleh mata. Lensa dapat mencembung dan memipih (daya akomodasi)
4) Retina atau selaput jala, berfungsi sebagai layar untuk menangkap bayangan benda. Pada retina terdapat sel-sel reseptor, yaitu sel batang (rod) dan sel kerucut (cone). Sel batang peka terhadap cahaya dan sel kerucut peka terhadap warna. Pada retina terdapat bintik kuning yaitu bagian retina yang paling peka terhadap rangsang cahaya, dan bintik buta merupakan tempat keluarnya serabut-serabut syaraf mata, sama sekali tidak peka terhadap rangsang cahaya.
b. Mekanisme kerja mata.
Mata dapat melihat benda bila ada cahaya yang dipantulkan oleh benda itu dan masuk ke mata. Pantulan cahaya dari benda diterima kornea dan diteruskan ke lensa melalui pupil. Lensa mata memfokuskan bayangan benda agar jatuh pada bintik kuning. Oleh sel-sel reseptor (rod dan cone) rangsang cahaya tadi diteruskan ke pusat syaraf di otak.
c. Gangguan pada indera penglihatan.
1) Miop (rabun jauh), pada mata ini bayangan benda jatuh di depan bintik kuning dan dapat dibantu dengan kacamata berlensa negatif (cekung/konkof)
2) Hipermetrop (rabun dekat), pada mata ini bayangan benda jatuh di belakang bintik kuning, dapat diperbaiki dengan memakai kaca mata berlensa positif (cembung/konvek)
3) Astigmatisma, mata tidak dapat membedakan garis-garis tegak lurus dan mendatar secara bersamaan. Ini disebabkan karena kelengkungan lensa tidak merata sehingga berkas-berkas sinar yang masuk ke mata tidak terpusat sempurna.
4) Presbiop (mata tua), disebabkan daya akmodasi lensa melemah sehingga tidak dapat melihat dengan jelas benda yang letaknya terlalu jauh maupun terlalu dekat.
5) Rabun senja (rabun ayam), penglihatan menjadi kabur pada senja hari, penyebabnya karena kukurangan vitamin A.
6) Katarak
7) Juling




2. Indera Pendengaran (Telinga)
Sebagian besar organ pendengar kita terletak di dalam tengkorak. Telinga dibagi menjadi 3 bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam.
a. Telinga luar, terdiri atas daun telinga, lubang (liang) telinga, kelenjar minyak dan selaput gendang.
b. Telinga tengah, terdiri dari 3 tulang pendengar/osikel (tulang martil, landasan dan sanggurdi), saluran (pembuluh) eustachius
c. Telinga dalam, terdiiri dari tingkap oval (jorong), 3 saluran setengah lingkaran, koklea (rumah siput dan syaraf pendengar.
d. Mekanisme kerja telinga.
Gelombang bunyi dari sumber bunyi ditangkap oleh daun telinga lalu masuk melalui liang telinga dan menggetarkan selaput gendang. Getaran selaput gendang diperkeras oleh osikel.
e. Gangguan pendengaran, misalnya kopok (congek) yaitu terjadi radang pada telinga tengah, gendang telinga rusak, hubungan antara tulang-tulang pendengaran sudah tidak baik dan gendang telinga mulai kaku.
f. Indera keseimbangan.
Indera ini terdapat pada bagian telinga dalam terdiri dari saluran gelung, ultrikulus, dan sakulus. Indera ini berfungsi membantu kita saat berdiri tegak atau berputar agar tidak terjatuh.

3. Indera Penciuman.
Terdiri dari;
Lubang hidung-turbinate-sel reseptor-pembuluh penciuman-pipa udara-paru. Udara pernapasan yang masuk ke paru-paru telebih dahulu mengalami penyaringan oleh silia dan membran mukus, serta dihangatkan oleh turbinate. Dalam keadaan tertentu kita kehilangan rasa bau (asmonia) karena penyumbatan rongga hidung, misalnya pilek,polip, tumor.

4. Indera Pengecap.
Terdiri dari lidah dan papilla yang berhubungan dengan impuls syaraf. Lidah dapat membedakan rasa pahit pada bagian pangkal, asin dan asam pada bagian samping tengah, manis pada bagian ujung. Indera pengecap bisa terganggu saat menderita sariawan
5. Indera Peraba.
Gunanya untuk membedakan kasar-halus,panas-dingin,dan rasa sakit. Kulit terdiri dari 3 bagian, yaotu;
1) Epidermis, yang merupakan lapisan pelindung. Pada lapisan ini terdapat lapisan malphigi yang sel-selnya selalu membelah.
2) Hipodermis,yaitu lapisan lemak untuk menghangatkan badan.
3) Dermis,yang terdiri dari kelenjar keringat,kelenjar minyak,folikel rambut,pembuluh darah,syaraf,sel penerima khusus. Sel ini terdiri dari dua macam, yaitu :
a. Korpuskel taktil,terdiri dari dari ;
 Korpus meismer
 Korpus pacini untuk menangapi rangsang tekanan
 Korpus ruffini untuk menanggapi rangsang panas
 Korpus karuse untuk menanggapi rangsang terhadap dingin
b. Ujung rangsang tanpa selaput yang peka terhadap rasa sakit